Memilih Kursus Singkat setelah Lulus SMA agar Cepat Siap Kerja

Kursus singkat bisa jadi jembatan antara ijazah SMA dan pekerjaan pertama. Begini cara memilih kursus yang benar-benar berguna, bukan sekadar menambah sertifikat.

Begitu pengumuman kelulusan keluar, banyak lulusan SMA merasa berada di persimpangan. Kuliah belum memungkinkan, tapi melamar kerja hanya dengan ijazah SMA terasa kurang meyakinkan. Di titik inilah kursus singkat sering jadi pilihan tengah yang masuk akal.

Masalahnya, pilihan kursus sekarang sangat banyak. Ada yang hanya beberapa hari, ada yang berbulan-bulan, ada yang gratis, ada juga yang biayanya lumayan. Supaya waktu dan uang kamu tidak terbuang, ada baiknya kamu memilih dengan cara yang lebih terarah.

Kenapa Kursus Singkat Layak Dipertimbangkan

Kursus singkat termasuk jalur pendidikan nonformal, yaitu pendidikan di luar sekolah yang fokus pada keterampilan tertentu. Kelebihannya jelas: waktunya pendek, materinya praktis, dan hasilnya bisa langsung kamu tunjukkan saat melamar kerja.

Bagi perekrut, lulusan SMA yang sudah bisa mengoperasikan aplikasi kantor, membuat pembukuan sederhana, atau mengelola media sosial usaha punya nilai lebih dibanding pelamar yang hanya membawa ijazah. Kursus memberi kamu sesuatu yang konkret untuk diceritakan saat wawancara.

Mulai dari Pekerjaan yang Kamu Incar

Kesalahan yang sering terjadi adalah memilih kursus karena sedang ramai dibicarakan, lalu bingung harus melamar ke mana setelahnya. Coba balik urutannya. Tentukan dulu dua atau tiga jenis pekerjaan yang realistis untuk lulusan SMA di kotamu, baru cari kursus yang mendukungnya.

Caranya cukup sederhana:

  • Buka beberapa lowongan untuk posisi yang kamu minati, misalnya admin, kasir, staf gudang, atau operator produksi.
  • Catat keterampilan yang paling sering diminta, seperti Microsoft Excel, mengetik cepat, atau mengoperasikan mesin tertentu.
  • Pilih kursus yang menutup kekurangan terbesar kamu dari daftar itu.

Dengan begitu, kursus yang kamu ambil benar-benar menjawab kebutuhan pemberi kerja, bukan sekadar menambah tumpukan sertifikat.

Jenis Kursus yang Cocok untuk Lulusan SMA

Setiap daerah punya kebutuhan yang berbeda, tapi beberapa bidang berikut umumnya mudah dipakai untuk melamar kerja pertama:

Administrasi dan Aplikasi Perkantoran

Kemampuan mengolah data di spreadsheet, membuat surat, dan merapikan arsip dibutuhkan hampir di semua jenis usaha, dari toko kecil sampai pabrik. Ini pilihan aman kalau kamu belum yakin mau bekerja di bidang apa.

Keterampilan Teknis

Kursus seperti las, kelistrikan, otomotif, atau menjahit cocok untuk kamu yang suka bekerja dengan tangan. Bidang ini sering membuka jalan ke pabrik, bengkel, atau bahkan usaha sendiri.

Layanan dan Penjualan

Tata boga, tata rias, barista, atau pelayanan pelanggan termasuk bidang yang terus membutuhkan tenaga baru. Kursus semacam ini juga mengajarkan sikap kerja yang disukai atasan, seperti ketelitian dan keramahan.

Cek Dulu Penyelenggaranya

Sebelum mendaftar, luangkan waktu untuk memastikan kursus yang kamu pilih bisa dipercaya. Tanyakan beberapa hal ini:

  1. Berapa lama kursusnya dan berapa persen waktu yang dipakai untuk praktik?
  2. Apakah ada contoh hasil karya atau cerita alumni yang bisa kamu lihat?
  3. Apakah pengajarnya punya pengalaman kerja di bidang itu?
  4. Sertifikat seperti apa yang kamu dapat di akhir kursus?

Kalau biaya jadi kendala, cari tahu program pelatihan milik pemerintah di daerahmu. Balai Latihan Kerja misalnya, menyelenggarakan pelatihan keterampilan kerja dan sering membuka angkatan baru. Informasi jadwal dan syaratnya biasanya bisa kamu tanyakan langsung ke dinas tenaga kerja setempat.

Jadikan Kursus sebagai Pengalaman Pertama

Kursus tidak berhenti saat sertifikat dibagikan. Supaya hasilnya terasa saat melamar kerja, perlakukan masa kursus seperti pengalaman kerja pertamamu.

Simpan tugas dan proyek yang kamu kerjakan, lalu susun jadi portofolio sederhana. Kenali pengajar dan teman sekelas, karena dari mereka sering muncul informasi lowongan yang tidak diumumkan secara luas. Kalau ada kesempatan magang atau praktik kerja dari penyelenggara kursus, ambil, walaupun hanya beberapa minggu.

Di CV, tulis kursus itu dengan jelas: nama kursus, lama waktunya, dan keterampilan yang kamu kuasai. Kalimat seperti “mampu membuat laporan stok bulanan di Excel” jauh lebih meyakinkan daripada sekadar “pernah ikut kursus komputer”.

Kursus Tidak Menutup Pintu Kuliah

Memilih kursus singkat bukan berarti kamu menyerah pada kuliah. Banyak orang bekerja dulu dengan bekal kursus, menabung, lalu kuliah beberapa tahun kemudian dengan tujuan yang lebih jelas. Pengalaman kerja juga sering membantu kamu memilih jurusan yang tepat.

Yang penting, jangan biarkan masa setelah lulus SMA lewat tanpa arah. Satu kursus yang dipilih dengan cermat bisa menjadi langkah awal yang membuat lamaran pertamamu lebih dilirik, dan memberi kamu kepercayaan diri untuk menapaki dunia kerja.

Dua Pekerjaan yang Bisa Diambil saat Masih Sekolah tetapi Terbukti Ampuh

Kebanyakan siswa yang masih sekolah hanya akan berfokus pada sekolah dan kegiatan akademik lainnya. Namun, tidak sedikit juga siswa yang memiliki keinginan untuk menghasilkan uang sembari sekolah. Hal ini bukan tidak mungkin karena sudah banyak pekerjaan yang bisa dilakukan oleh seorang siswa sekalipun. Berikut adalah pekerjaan yang bisa diambil saat masih sekolah.

Pekerjaan Yang Bisa Diambil Saat Masih Sekolah

Pekerjaan untuk Siswa Sekolah

  1. Content Writer

Jangan sepelekan aktivitas menulis. Mungkin dahulu untuk mendapatkan uang dari menulis hanya melalui menerbitkan buku atau mengirim tulisan ke media masa. Namun, sekarang pekerjaan penulis sudah sangat luas, salah satunya adalah content writer. Pekerjaan yang satu ini tidak akan mati selama masih banyak bisnis-bisnis yang bermunculan.

Untuk menjadi seorang content writer, Anda bisa membuka jasa sendiri atau bekerja di sebuah jasa penulisan artikel. Jika Anda sudah memiliki pengetahuan mengenai SEO dan cara menulis konten, maka opsi yang pertama bisa Anda coba. Namun, jika Anda masih belum menguasainya sangat disarankan untuk mencoba opsi kedua. Ketika bekerja di sebuah jasa penulisan artikel, tugas Anda hanya menulis saja tanpa harus memahami SEO.

Penghasilan dari seorang content writer bisa dikatakan lumayan untuk ukuran pelajar. Anda bisa mendapatkan Rp15.000,00-Rp50.000,00 dalam satu hari tergantung seberapa banyak Anda mampu menulis artikel dalam sehari. Mungkin pada awal mencoba, Anda akan sedikit kaku. Namun, jika sudah terbiasa, menulis 5000 kata dalam sehari bisa jadi hal yang sangat memungkinkan.

  1. Bisnis online shop

Pernah mendengar kisah unik seorang anak yang meraup ratusan juta rupiah hanya dengan menjual mainan anak-anak berupa slime? Alasan kenapa dia bisa mendapatkan uang sebanyak itu adalah karena dia menjual lewat internet atau biasa kita kenal dengan istilah online shop. Bisnis online shop memang sangat digemari karena bisa menjangkau pasar yang sangat luas jika dibandingkan dengan bisnis biasa.

Ada berbagai barang yang bisa Anda jual, mulai dari mainan, kebutuhan sekolah, pakaian, aksesoris handphone, dan lain-lain. Anda bisa menerapkan sistem reseller atau dropship. Jika menggunakan sistem reseller Anda harus membeli sejumlah barang secara grosir dan menjual dengan harga yang lebih tinggi. Namun, jika Anda tidak terlalu memiliki modal, Anda bisa mencoba dropship, yakni membantu menjualkan barang orang lain.

Untuk terjun ke dunia ini, Anda harus bisa membagi waktu antara belajar dan berbisnis karena mengurus bisnis online akan sangat menguras waktu dan tenaga. Anda harus mempelajari teknik digital marketing, social media marketing, membuat website, memposting foto, dan melayani calon-calon pembeli. Akan lebih baik jika Anda melakukan bersama teman atau saudara untuk sedikit meringankan pekerjaan Anda.

Lalu berapa yang bisa dihasilkan dari pekerjaan ini? Jawabannya bisa nol rupiah alias tidak menghasilkan sama sekali atau Anda bisa mendapat ratusan juta dalam sebulan. Semua ini tergantung dari bagaimana Anda mengelola toko online Anda, cara memasarkan, dan cara melayani calon pembeli. Sering-seringlah mencari tutorial atau panduan agar sukses berjualan di internet agar Anda lebih cepat menghasilkan.

Itulah pekerjaan yang cocok untuk dikerjakan oleh siswa yang masih sekolah. Kenapa hanya dua poin? Karena pekerjaan tersebut adalah pekerjaan terbaik dengan hasil nyata yang bisa dilakukan tanpa harus terlalu mengusik waktu untuk belajar dan kegiatan lainnya. Sebenarnya masih banyak pekerjaan yang lain, namun itu akan terlalu memakan waktu yang berpotensi mengganggu proses akademik siswa.

Inilah Cara Sukses di Dunia Kerja Walaupun Lulusan SMA

Kebanyakan pencari kerja yang berstatus lulusan SMA akan merasa minder karena harus bersaing dengan lulusan kampus ternama. Namun, zaman sudah berubah. Perusahaan sudah tidak terlalu memandang latar belakang pendidikan, melainkan faktor lainnya. Jika Anda adalah lulusan SMA dan ingin sukses, perhatikan cara sukses di dunia kerja walaupun lulusan SMA berikut ini.

Skill Public Speaking Sangat Dibutuhkan Perusahaan

Tips Sukses Kerja untuk Lulusan SMA

  1. Memiliki attitude yang baik

Attitude adalah hal paling penting yang harus dimiliki agar bisa sukses di dunia kerja. Hormati senior-senior Anda dan tunjukkan rasa respect kepada semua rekan kerja, baik yang jabatannya di bawah atau di atas Anda. Selain itu, selalu tanamkan sikap disiplin dalam masuk kerja dan menyelesaikan tugas. Hal ini akan membuat Anda tumbuh menjadi lebih dewasa.

  1. Mempelajari high income skill

Skill selling

Skill selling atau skill menjual adalah seberapa mampu Anda untuk membuat seorang calon pembeli menjadi pembeli dan akhirnya menjadi pelanggan. Orang dengan skill ini sangat dicari oleh banyak pemilik perusahaan. Hal ini karena jika penjualan perusahaan tersebut meningkat, maka income pun akan meningkat.

Untuk mempelajari skill ini memang agak sulit karena harus menjalani praktik berkali-kali. Namun, ketika Anda sudah menguasainya, Anda akan mudah mencapai sukses di dunia kerja. Jika Anda berhasil meningkatkan penjualan dari perusahaan, kenaikan gaji atau bahkan kenaikan jabatan akan Anda alami.

Skill copywriting

Copywriting adalah ilmu mengenai pembuatan tulisan penawaran yang membuat seseorang ingin membeli produk atau jasa. Skill ini masih berhubungan dengan skill selling. Meski begitu, copywriting lebih berfokus bagaimana seseorang bisa tertarik pada suatu produk dan menciptakan keinginan untuk membeli dalam bentuk tulisan, sedangkan selling lebih dalam bentuk lisan.

Skill public speaking

Skill public speaking atau berbicara di depan umum juga merupakan skill yang paling banyak dicari oleh perusahaan. Orang dengan kemampuan ini akan diberi tugas untuk mempresentasikan produk, mewakili perusahaan dalam sambutan, atau melakukan pembekalan dan pelatihan kepada karyawan lain. Langkah awal untuk mempelajari ini adalah dengan berkata sejelas mungkin dengan artikulasi dan intonasi yang tepat.

Skill negosiasi

Skill ini berkaitan dengan skill selling, yakni bagaimana meyakinkan calon pembeli agar membeli produk atau jasa yang ditawarkan. Perbedaannya, skill negosiasi juga berguna untuk menjalin relasi dengan perusahaan lain dengan penawaran tertentu. Dengan negosiasi yang tepat, maka kerja sama kedua belah pihak akan terjalin dengan baik.

Skill desain

Memiliki kemampuan untuk desain juga bisa menjadi kunci sukses Anda di dunia kerja. Hampir semua perusahaan membutuhkan branding dan cara branding paling baik saat ini adalah melalui media sosial instagram. Karena instagram berbasis gambar, maka memiliki kemampuan untuk mendesain adalah nilai tambah yang cukup bagus.

Skill programming

Untuk Anda yang mahir di dunia IT dan memiliki kemampuan programming, maka beruntunglah Anda. Para pelaku bisnis membutuhkan website yang dikelola dan ditata dengan baik. Selain itu, untuk pengembangan bisnisnya, tak sedikit juga yang membutuhkan aplikasi pendukung. Maka dari itu, kemampuan programming Anda bisa menjadi nilai tambah untuk Anda.

  1. Menjalin relasi yang baik

Setelah memiliki attitude dan skill yang baik, tugas Anda selanjutnya adalah memperbanyak relasi. Anda bisa menjalin relasi dengan rekan kerja atau orang di luar lingkaran pekerjaan Anda. Hal ini akan membantu Anda suatu saat, misalnya ketika Anda memutuskan untuk membangun usaha sendiri. Mereka akan senang hati membantu Anda, baik dalam pematangan ide maupun pemasaran.

Ketiga hal itu Anda kuasai, maka Anda akan sukses di dunia kerja. Oleh sebab itu, dari sekarang, jangan terlalu memikirkan latar belakang pendidikan jika masih memiliki keinginan untuk selalu belajar dan berkembang.

Referensi website pekerjaan yang baik untuk anda:

https://www.gamesfort.net/profile/54811/kuncoro8.html
https://www.alibabacloud.com/forum/read-3502-1
http://cs.astronomy.com/members/sartono4/default.aspx
https://dailygram.com/index.php/profile-404001
https://subrion.org/members/info/juyatmo5.html
https://pinshape.com/users/1679841-rasmojo5
https://www.zintro.com/profile/zi37626562
https://rabbitroom.com/members/kuswono8/profile/
https://www.beqbe.com/p/harmoko4
https://deepai.org/profile/sukardi4

Setelah Lulus SMA Lebih Baik Kerja atau Kuliah? Simak Pertimbangan Ini

Kebanyakan pelajar memiliki keresahan setelah lulus SMA lebih baik kerja atau kuliah. Keduanya memang memiliki keuntungan masing-masing. Jika Anda termasuk kepada orang-orang itu, perhatikan terlebih dahulu keuntungan kuliah dan bekerja di bawah ini sebagai bahan pertimbangan.

Setelah Lulus SMA Lebih Baik Kerja Atau Kuliah

Keuntungan jika kamu lanjut kuliah

  1. Memiliki modal ijazah

Keuntungan pertama jika memilih untuk kuliah adalah Anda akan mendapat ijazah. Jika nilai Anda bagus atau cumlaude, ini akan menjadi nilai tambah lagi. Ijazah dan nilai ini bisa menjadi nilai tambah ketika hendak mendaftar sebagai pegawai negeri. Selain itu, nilai ini bisa menjadi nilai tambah jika Anda melamar pekerjaan dengan bidang yang relevan seperti jurusan Sastra Indonesia yang mendaftar di penerbitan.

  1. Jaringan yang luas

Dalam satu angkatan saja, Anda bisa menemui berbagai orang dari segala penjuru Indonesia, apalagi jika universitas yang Anda pilih adalah universitas negeri. Manfaatkan kesempatan ini untuk menjalin relasi sebanyak-banyaknya. Anda tidak akan tahu akan jadi apa teman-teman Anda kelak. Jika mereka meraih kesuksesan lebih dulu daripada Anda, mereka bisa menjadi panutan dan contoh bagi Anda.

  1. Berpeluang mendapat beasiswa

Satu lagi keuntungan jika Anda memutuskan untuk kuliah adalah memiliki kemungkinan untuk mendapatkan beasiswa. Ada berbagai beasiswa yang bisa Anda coba. Jika lolos, Anda bisa mendapatkan biaya kuliah gratis sekaligus mendapat uang saku. Hal ini bisa meringankan orang tua dan jika manajemen uang Anda bagus, sisa uang saku bisa Anda tabung atau investasikan untuk masa depan.

Keuntungan lain jika Anda mendapat beasiswa adalah Anda bisa pergi ke luar negeri secara gratis. Tidak hanya itu, Anda juga mendapat kesempatan untuk belajar di universitas ternama di negara lain. Peluang ini sangat baik untuk dijadikan sarana mendapat relasi dari luar negeri.

Keuntungan jika kamu langsung bekerja

  1. Pengalaman kerja

Jelas keuntungan langsung terjun ke dunia kerja adalah mendapatkan pengalaman kerja. Artinya, Anda akan satu langkah lebih maju daripada yang masih kuliah dan belum bekerja. Hal ini bisa Anda manfaatkan untuk terus berkembang menjadi lebih baik di pekerjaan yang Anda pilih. Anda juga bisa mengasah skill dan sikap kerja.

  1. Jenjang karir

Ketika pengalaman sudah mulai banyak Anda dapatkan, hal ini akan berdampak kepada kelanjutan karier Anda. Apabila kinerja Anda bagus dan memang layak, maka kenaikan pangkat bisa Anda dapatkan dengan mudah. Seperti kita ketahui, ketika pangkat naik maka penghasilan pun akan ikut naik. Tentu hal ini bisa menjadi kabar baik bagi keuangan Anda dan membuat Anda menjadi lebih mapan.

  1. Merasakan kerja keras

Langsung bekerja artinya seseorang akan merasakan betapa kerasnya dunia kerja. Hal ini bagus untuk mengasah mental karena tidak ditemui ketika menjalani kuliah. Anda akan berlatih bertanggung jawab membawa nama perusahaan, berperilaku baik kepada rekan kerja, dan sikap disiplin.

  1. Memiliki penghasilan

Keuntungan selanjutnya jika langsung bekerja adalah bisa memiliki penghasilan. Hal ini tidak langsung didapatkan ketika memilih kuliah, kecuali jika mendapatkan beasiswa. Memiliki penghasilan sendiri artinya Anda tidak akan membebankan hidup kepada orang tua. Bahkan ketika karier Anda bagus, Anda bisa menghidupi orang tua Anda.

Sudah mendapat pencerahan? Dari kedua pilihan tersebut tidak ada yang lebih baik dan tidak ada yang lebih buruk. Semuanya sama-sama membanggakan dan memiliki keuntungan masing-masing. Yang terpenting, ketika sudah memilih, lakukan yang terbaik agar bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal.

5 Tips Cara Memperoleh Pekerjaan dengan Mudah setelah Lulus SMA

Kebanyakan setelah lulus SMA, seseorang akan memilih untuk melanjutkan ke bangku kuliah. Akan tetapi, tidak sedikit juga yang ingin langsung terjun ke dunia kerja. Jika Anda termasuk ke dalam orang tersebut, maka perhatikan tips cara memperoleh pekerjaan dengan mudah setelah lulus SMA berikut ini agar bisa segera mendapatkan pekerjaan impian.

Cara Memperoleh Pekerjaan Dengan Mudah Setelah Lulus SMA

Tips Mencari Pekerjaan untuk Lulusan SMA

  1. Menguasai ilmu dasar komputer

Di era yang semakin berkembang ini, orang yang tidak mengenal teknologi akan tertinggal. Oleh karena itu, kuasailah ilmu-ilmu dasar tentang teknologi, minimal aplikasi komputer. Anda tidak harus mahir dalam coding. Pemahaman dasar mengenai aplikasi komputer ini akan sangat bermanfaat karena sekarang banyak sekali kegiatan yang sudah terintegrasi dengan komputer. Pengetahuan ini akan membuat Anda lebih berpeluang mendapatkan pekerjaan.

  1. Bertanya kepada alumni

Ketika masa-masa sekolah, jangan lupa untuk terus membangun koneksi, baik itu dengan teman satu angkatan, adik kelas, ataupun kakak kelas. Menjaga relasi dengan kakak tingkat akan mempermudah dalam pencarian kerja setelah lulus. Hal ini karena kakak tingkat mungkin akan merasakan mencari kerja terlebih dahulu daripada Anda. Jika Anda memiliki hubungan yang baik, Anda bisa meminta petuah dalam mencari kerja.

  1. Menghubungi tempat magang

Satu nilai tambah jika sekolah Anda pernah mengadakan kegiatan magang atau berkunjung ke sebuah perusahaan. Ketika ada kesempatan seperti ini, aktiflah bertanya kepada pihak perusahaan. Setelah lulus, coba untuk mengunjungi perusahaan tersebut apakah ada lowongan pekerjaan yang sedang dibuka atau tidak. Katakan Anda dari SMA yang pernah melakukan kunjungan beberapa waktu sebelumnya. Jika hubungan antara sekolah dengan perusahaan cukup baik, peluang diterima akan lebih besar.

  1. Manfaatkan fitur di internet

Sekarang sudah banyak sekali informasi lowongan pekerjaan yang bisa diakses lewat internet, baik itu facebook, instagram, atau line. Beberapa website seperti Jobstreet juga menawarkan informasi mengenai lowongan kerja yang sedang dibuka. Anda bisa mensortir berdasarkan jenis pekerjaan ataupun daerah. Manfaatkan fasilitas ini untuk memilih pekerjaan apa yang cocok dengan kemampuan Anda.

  1. Kuasai banyak skill

Cara ini adalah cara yang paling ampuh untuk meningkatkan presentase Anda diterima oleh sebuah perusahaan. Di era milenial ini, perusahaan sudah mulai tidak memperhatikan nilai dan ijazah para pelamarnya, melainkan melihat skill yang dimiliki. Oleh karena itu, sempatkan untuk belajar berbagai skill yang dibutuhkan oleh perusahaan. Jika perlu, buat portfolio mengenai apa saja yang pernah Anda hasilkan.

Contoh skill yang bisa memudahkan diterima di perusahaan adalah skill marketing, skill menulis, skill desain, skill public speaking, skill editing, dan skill memimpin. Salah satu saja Anda kuasai betul-betul, 70% Anda akan diterima karena skill tersebut termasuk ke dalam high income skill atau skill yang memiliki nilai tinggi dan memungkinkan Anda mendapat gaji yang tinggi pula.

Untuk menguasai skill tersebut, rajin-rajinlah mengikuti pelatihan dan seminar baik itu offline maupun online. Sisihkan uang jajan untuk mengikuti kursus dan pelatihan tersebut. Memang hal ini akan sedikit menguras dana di awal. Namun, ketika Anda sudah menguasainya, modal tersebut akan kembali berkali-kali lipat.

Itukah lima tips yang bisa Anda lakukan agar bisa mendapatkan pekerjaan impian setelah lulus SMA. Mendapatkan pekerjaan dengan status lulusan SMA akan sedikit lebih berat karena harus bersaing dengan lulusan perguruan tinggi. Namun, jika Anda benar-benar mengikuti tips di atas, masalah tersebut tidak akan menjadi hal yang perlu dipusingkan.